case 2: Tentang Sikap Mental Positif Sehat dengan KB

June 23, 2010 by Tatag Utomo · Leave a Comment 

Halo Mas Tatag…saya mau Tanya. Tetapi Tanya tentang sikap mental positif untuk sehat nih…ndak apa-apa kan? Jadi saya mau tanya:
-    Apakah pil KB bisa menimbulkan efek samping?
-    Apa jenis KB yang cocok untuk wanita?
-    O ya, isteri saya diberi obat Exluton. Apakah itu aman?
-    Lalu isteri saya berat badannya turun terus setelah melahirkan. Kenapa itu ya?

Tx…Kartono, Malang.
———————————————————————————————–
Jawab:
Merdeka pak Kartono, maaf baru jawab nih, soalnya agak repot dan gugup ngurus bayi dan seminar. He..he..he.. Jadi:
1.    Pil KB biasanya dibuat dari hormon, jadi memang sering menimbulkan efek samping berupa naiknya tekanan darah menjadi hipertensi. Namun tidak semuanya juga. Jadi, kalau isteri pakai pil KB dan terasa cocok dan tidak menimbulkan hipertensi, tidak masalah. Juga kalau tidak ada efek samping lain seperti payudara membesar tidak proporsional, perdarahan terus menerus, haid menjadi kacau.
2.    Kontrasepsi ada macam-macam seperti : Kondom, IUD, Spiral, Pil KB, Suntik, Implant/susuk, pantang berkala, vasektomi dan tubektomi. So, kontrasepsi yang bagus adalah kontrasepsi yang seperti jawaban no.1, yaitu yang benar-benar dapat mengatur kehamilan, terasa cocok di tubuh pemakai dan tidak menimbulkan efek samping yang berat seperti telah disebutkan. Dan tentunya, sesuai dengan petunjuk dan pengamatan dokternya. Kalau dicari dan murah meriah memanglah pantang berkala. Hanya, agak repot mengamati/menghitung waktu siklus haid isteri rata-rata dalam 1 tahun. Tetapi jika bisa dilaksanakan, terasa lebih mudah. Kalau dicari yang memberikan kepastian 100 % juga tidak ada. Paling tinggi kalau tidak salah adalah 98 %. Atau, anda yang mau KB dengan Vasektomi. Sekarang tekniknya sudah baik, jadi nyaris tanpa resiko bagi kejantanan pria.
3.    Isteri diberi Exluton. Ok, itu pil KB, tetapi tolong dicek tekanan darah isteri selama minum obat itu, dan bandingkan dengan tekanan darah sebelum pakai pil KB. Kalau sebelumnya normal  ≤120/80, dan sekarang lebih dari itu, misalnya menjadi 140/90, maka tampaknya sudah menimbulkan efek hipertensi dan sebaiknya ganti pilih teknik/obat yang lain. Yang jelas, kalau minum pil KB, sama sekali tidak boleh merokok.Sebab kombinasi hormone + nikotin pasti menimbulkan hipertensi.
4.    Kalau BB turun terus sehabis melahirkan, ada beberapa kemungkinan:
-    Makanan yang masuk kalah dengan output ASI untuk bayi
-    Gangguan pencernaan didalam hal penyerapan. Bisa dicek pencernaan dan atau ditambah enzim dan multivitamin
-    Tingkat stress akibat merawat bayi yang mendera (sudah cenderung pada gangguan baby blues syndrome). Kalau ini yang terjadi, maka peran suami siperlukan untuk benar-benar memberi dukungan sikap mental positif fisik dan moral dalam merawat bayi, sehingga isteri tak merasa sendirian merawat bayi
-    Ada gangguan diabetes yang berat setelah melahirkan, dengan kadar gula darah mencapai
-    Pengunyahan yang kurang dari 10 X, Karena terburu-buru. Makanan yang kurang dikunyah menyebabkan penyerapan gizi ke tubuh

Ok, sekian dulu kalau ada yang kurang jelas (seperti penghitungan system pantang berkala misalnya), jangan ragu untuk hubungi saya kembali.

Salam
Mas Tatag dari Cibubur
….

About Tatag Utomo

Baca artikel sikap mental positif menarik lainnya :