ANTARA KOMIT DAN KOMAT-KAMIT

June 10, 2014 by Tatag Utomo · Leave a Comment 

komitmen

komitmen

Beberapa saat lalu, kami berbincang intens dengan sahabat kami, bapak Ian Tanuwijaya sebagai petinggi dari PT United Chemicals Inter Aneka (Omya), dalam waktu istirahat setelah akhir pelatihan.

Ada hal yang menarik, karena beliau mengutarakan tentang tipisnya perbedaan Komit dan Komat-kamit. Ya, pembicaraan mengarah kesana, karena kita sedang membahas karyawan atau eksekutif yang benar-benar bisa menepati janji atau kesepakatan yang dibuat bersama. Karena sementara, masih banyak orang yang sekedar bicara akan menepati janjinya, tetapi rupanya tidak bisa melakukan dalam perbuatannya.

Kata Komit terlihat diambil atau merupakan penggalan dari kata Komitmen. Komitmen sediri dapat diartikan secara bebas sebagai ’sebuah perjanjian atau kesepakatan’. Jadi, jika kita membuat komitmen dengan orang lain, berarti kita membuat perjanjian atau kesepakatan tentang sesuatu hal dengan atau bersama orang tersebut.

Kemudian, kita akan mengatakan ’Komit’, jika kita ’siap, janji atau sepakat’ untuk mematuhi perjanjian tersebut dengan segala konsekuensinya, dan benar-benar dilakukan dalam kenyataannya. Tetapi, kita bisa dikatakan ’Komat-kamit’, jika kita asal berkata ”Saya komit”, tetapi ternyata tidak menjalankan konsekuensinya dalam perbuatan nyata.

Bagaimana kenyataannya? Masih banyak orang dengan mudah mengeluarkan gumam ’Komat-kamit’ dalam segala aspek kehidupan ini, mulai dari tukang bangunan sampai dengan presiden. Dalam urusan tukang bangunan, saya melihat bahwa makin banyak tukang bangunan yang bilang mau Komit membereskan bangunan, tetapi kenyataannya tidak pernah datang lagi kalau dipanggil, atau malah -seperti kasus tetangga saya membangun rumah dengan kontraktor-, kontraktor itu bukan hanya tidak Komit, tetapi malah kabur membawa uang belanja bahan bangunan sebesar Rp. 50 juta!

Kalau presiden? Ya, presiden bisa saja masih punya banyak janji yang belum dipenuhi kepada rakyatnya. Misalnya saja, janji kepada petani-petani pada tahun 2009 untuk membagikan 9,27 juta hektar tanah kepada petani. Lalu janji untuk memberikan bintang kemanusiaan kepada seorang tokoh atas jasanya membuat program Indonesia Menangis yang sangat bermanfaat bagi korban Tsunami Aceh tahun 2004 silam. Jika sampai hari ini ternyata janji-janji itu tidak direalisasikan, maka presiden bisa disebut hanya berKomat-kamit, tetapi tidak Komit.

Sebagai eksekutif perusahaan juga sama saja. Jika kita sudah Komit mengikuti -katakanlah – sistem ISO 9001, SOP dalam K3, program temuan dalam 5 R, parameter Rasio Keuangan yang aman atau Manajemen Efisiensi, tetapi tidak melaksanakannya. Maka, kita telah menjadi dukun pengucap kata Komat-kamit yang kosong tak bermakna. Akhirnya, akan menimbulkan banyak persoalan di kemudian hari…

So, Ladies and Gentlemen…Kelihatan sederhana, tetapi tidak sederhana. Jika kita memang tampak tak mampu mewujudkan janji dan kesepakatan, lebih baik jangan ucapkan janji atau kesepakatan itu. Tetapi jika mampu dan apalagi janji atau kesepatan itu merupakan hal kebaikan untuk banyak orang, usahakan untuk merealisasikannya from the bottom of our heart. Karena, orang banyak akan melihat komitmen kita dan realisasinya, sebagai wujud dari INTEGRITAS KEPRIBADIAN YANG BAIK. Juga, sebagai wujud dari pengamalan sikap mental, perilaku dan karakter positif.

Integritas, sikap mental, perilaku dan karakter yang semakin positif akan membawa kualitas kepribadian kita juga akan semakin baik. Berikutnya, mudah ditebak: Relasi Interpersonal kita akan semakin baik dan tujuan juga akan lebih mudah tercapai…

Selamat berjuang untuk Komit…

Jadual KPPSM terdekat kemarin:

  • Rekrutmen dan Promosi karyawan PT Omron
    Manufacturing of Indonesia di Wisma KPPSM Cibubur, 24 Maret 2014
  • Rekrutmen dan Promosi karyawan PT Omron Manufacturing of Indonesia di Wisma KPPSM Cibubur, 3 April 2014
  • Tanggal 6 April 2014. Memberikan Seminar Perilaku Sex Sehat Suami Istri kepada para calon Suami Isteri se-Dekenat Jakarta Timur di Paroki Cililitan.
  • Promosi karyawan PT Omron Manufacturing of Indonesia di Pabrik PT Omron Cikarang, 8 April 2014
  • Promosi karyawan PT Omron Manufacturing of Indonesia di Pabrik PT Omron Cikarang, 10 April 2014

Drg. T.A Tatag Utomo, MM., ASM
Direktur Pendidikan KPPSM F.X. Oerip S. Poerwopoespito
Wisma KPPSM
Cibubur Indah III Blok F-7 Jakarta Timur 13720
T: 021-8716968, F: 021-8719981
HP/WA: 0818874430
e: tatag@kppsm.com
FB: tatag utomo, FB: Pengembangan Sikap Mental Positif
YM: tatag_kppsm@yahoo.com
W: www.kppsm.com
Weblog: www.pengembangankarakter.com

About Tatag Utomo

Baca artikel sikap mental positif menarik lainnya :