KUALITAS MANUSIA DAN SIKAP MENTAL

September 10, 2013 by Tatag Utomo · Leave a Comment 

Kualitas manusia itu ditentukan oleh kualitas teknis, kualitas fisik dan kualitas sikap mental. Rumusnya adalah sebagai berikut:

Kualitas Manusia = Kualitas Teknis X Kualitas Fisik X Kualitas Sikap Mental

Kualitas teknis nilainya 1 sampai  100

Kualitas fisik nilainya juga 1 sampai 100

Kualitas sikap mental nilainya -10 (minus sepuluh) sampai 100

Mengapa kulitas sikap mental tidak mulai dari 0 (nol)? kerena setiap manusia hidup mempunyai nilai fisik dan teknis yang positif. Berbeda dengan manusia yang hidup, manusia mati nilai kualitas teknis maupun fisik nol.

Mengapa kualitas sikap mental dimulai dari minus 10? Karena sikap mental seseorang bisa mengakibatkan kerugian bagi orang lain.

Contoh seorang koruptor, katakanlah kualitas teknisnya 80 karena ahli betul dalam bidangnya. Kualitas fisiknya 90 karena tidak pernah sakit, kadang-kadang batuk dan pilek. Tetapi karena dia merugikan orang lain, katakanlah nilai sikap mentalnya minus 5, maka kualitas koruptor tadi = 80 x 90 x (-5), jadi kualitasnya sebagai manusia = minus 36000, betapa rendahnya kualitas koruptor itu.

Mari kita bandingkan seorang pengemis yang jujur, kualitas teknis = 2, kualitas fisiknya katakanlah 50 karena sering sakit, tetapi kualitas sikap mentalnya 1, karena tidak pernah mencuri, maka kualitas sebagai manusia = 2 x 50 x 1 = 100, jauh dari nilai koruptor.

Jadi yang paling dominan menentukan kualitas manusia, bukan kualitas teknis, alias keahlian, bukan kualitas fisik alias kesehatan, tetapi sikap mental, perilaku atau karakternya. Disinilah kekurangan kita sebagai suatu bangsa. Bangsa kita itu, bangsa yang pintar, yang kualitas tekniknya tinggi, terbukti generasi muda kita mengalahkan Jepang dalam Olimpiade Astronomi.

Kualitas fisik bangsa kita juga biasa – biasa saja, tidak tinggi, tidak rendah, tetapi kualitas sikap mental bangsa kita yang rendah. Terbukti dari maraknya dari korupsi secara berjamaah, tawuran antar pelajar, antar mahasiswa, antar fakultas, antar universitas, antar kampung, antar kelompok.

Karyawan kita yang lebih banyak menuntut dibandingkan dengan upaya mempertinggi prestasinya, yang lebih senang menjadi pegawai negeri dibandingkan pengusaha, lebih gampang melihat kesalahan orang lain dibandingkan kesalahan diri sendiri dan sikap mental negatif lainnya. Itulah mengapa betapa pentingnya pelatihan dan pengembangan sikap mental, perilaku dan karakter. Dan pelatihan sikap mental itu merupakan dasar dari segala pelatihan.

FX. Oerip S. Poerwopoespito, ASM

Direktur Utama KPPSM
‘Pelatihan Pengembangan SIKAP MENTAL’
F.X. Oerip S. Poerwopoespito
WISMA KPPSM
Cibubur Indah III Blok F-7 Jaktim 13720
T: (021) 8716968, F: (021) 8719981, H: 0877-85442040
email: tatag@kppsm.com, website: www.kppsm.com

Weblog: www.pengembangankarakter.com

FB: FX Oerip S Poerwopoespito

FB: Pengembangan Sikap Mental Positif
Twitter: @FXOeripSoedjoed

About Tatag Utomo

Baca artikel sikap mental positif menarik lainnya :