MENCARI UANG dengan CARA MENYUSAHKAN ORANG LAIN

January 6, 2014 by Tatag Utomo · Leave a Comment 

TV One tanggal 5 Januari 2014 dan Kompas tanggal 6 Januari 2014 memberitahukan kegiatan Semut Orange Community yang mengumpulkan ranjau paku sebanyak 600 kg selama beberapa bulan, ranjau paku itu dikumpulkan di dekat Istana Negara dan di jalan KH Hasyim Ashari.

Yang menyebarkan ranjau paku adalah 0rang-orang yang mencari uang dengan cara menyusahkan orang lain, menyengsarakan orang lain. Mereka dengan sengaja menyebarkan ranjau paku agar ban motor/mobil kempes. Kerugian ranjau paku bukan hanya biaya tambal ban tapi juga waktu, bahkan mungkin kehilangan kesempatan untuk mendapatkan uang.

Konsep kebahagiaaan yang dianut oleh penyebar ranjau paku dengan cara menyengsarakan orang lain, ini bertentangan dengan konsep membuat orang lain bahagia, karena membahagiakan orang lain sama saja membahagiakan Tuhan. Penyebar ranjau paku tidak menyadari bahwa perbuatan/perilaku/sikap mental/karakter-nya itu bukan hanya menyusahkan orang lain, tetapi juga menyusahkan Tuhan Penciptanya.

Ini kasus “Kecil” dibandingkan dengan kasus “Besar” yang dilakukan oleh mantan Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq, mantan Ketua KPK Aqil Mochtar, yang akibat perbuatannya 240 juta orang dirugikan, betapa masygulnya Tuhan, melihat ciptaannya dirugikan.

Oleh karena itu mentalitas membahagiakan orang lain harus ditumbuh kembangkan di masyarakat kita, sehingga pelan-pelan akan tercipta masyarakat yang menyejukkan karena masyarakat kita berlomba-lomba membahagiakan orang lain. Membahagiakan orang lain-lah merupakan konsep budi pekerti luhur yang utama.

FX. Oerip S. Poerwopoespito, ASM

Direktur Utama KPPSM
‘Pelatihan Pengembangan SIKAP MENTAL’
F.X. Oerip S. Poerwopoespito
WISMA KPPSM
Cibubur Indah III Blok F-7 Jaktim 13720
T: (021) 8716968, F: (021) 8719981, H: 0877-85442040
email: oerip@kppsm.com, website: www.kppsm.com

Weblog: www.pengembangankarakter.com

FB: FX Oerip S Poerwopoespito

FB: Pengembangan Sikap Mental Positif

Twitter: @FXOeripSoedjoed

About Tatag Utomo

Baca artikel sikap mental positif menarik lainnya :