MENTALITAS DINASTI

May 10, 2014 by Tatag Utomo · Leave a Comment 

Mentalitas dinasti adalah mentalitas untuk mempertahankan kekuasaannya atau kekuasaannya lebih banyak terbagi pada kerabatnya, sanak keluarganya. Mentalitas dinasti bisa terbagi menjadi 3 macam yaitu:

1. Mentalitas Dinasti dalam Hal Kekayaan.

Mentalitas ini ada agar kekayaan yang didapat itu mengalir kepada kerabat dan sanak keluarga. Mentalitas dinasti dalam hal kekayaan contohnya terjadi ketika orang tua dari keluarga kaya melarang anaknya menikah dengan keluarga miskin yang bukan sanak keluarganya, karena takut kekayaannya terbagi pada keluarga miskin yang bukan keluarganya.

2. Mentalitas Dinasti dalam Hal Status.

Mentalitas dinasti dalam hal status, contohnya keluarga pejabat tinggi tidak ingin anaknya menikah dengan anak dari keluarga bukan pejabat tinggi karena takut kehormatannya terbagi kepada keluarga yang bukan pejabat tinggi.

3. Mentalitas Dinasti dalam Hal Kekuasaan

Dalam hal kekuasaan contohnya seorang Ketua Umum Partai tidak ingin jabatan Sekjen jatuh kepada orang lain namun jatuh kepada anaknya. Prosesnya tidak melalui asal penunjukan saja, tetapi melalui proses pemilihan, sehingga peserta kongres di lobi dapat memilih anak dari ketua Umum Partai tersebut untuk menjadi Sekjen Partai. Jadi bisa tetap melalui prosedur yang benar.

So, komentar Jendral Pramono Edi bahwa tidak ada Dinasti di keluarga SBY itu kurang tepat, karena walaupun tidak melalui penunjukan tetapi melalui pemilihan demokratis, mentalitas dinasti masih tetap bisa dilakukan.

F.X. Oerip S. Poerwopoespito., ASM

Direktur Utama KPPSM
‘Pelatihan Pengembangan SIKAP MENTAL’
F.X. Oerip S. Poerwopoespito
WISMA KPPSM
Cibubur Indah III Blok F-7 Jaktim 13720
T: (021) 8716968, F: (021) 8719981
email: tatag@kppsm.com, website: www.kppsm.com
Weblog: www.pengembangankarakter.com

FB: F.X. Oerip S Poerwopoespito

FB: Pengembangan Sikap Mental Positif

Twitter: @fxOeripSoedjoed

About Tatag Utomo

Baca artikel sikap mental positif menarik lainnya :